
Tanah Laut – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1009/Tla Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., diwakili oleh Danramil 1009-04/Kurau Kapten Kav Wahyo Okto Subekti menghadiri Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023, yang dipusatkan di Desa Sungai Bakau, Kec. Kurau, Kab. Tanah Laut, Senin (05/06/2023).
Pada Puncak acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan mengusung tema ” Beat Plastik Pollution”.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan launching Program Karbon Biru Net Zero Emission From the Ocean (NEMO) digagas oleh Pemerintah Indonesia. Program ini diharapkan mampu menekan jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer agar tidak melebihi jumlah emisi yang mampu diserap oleh bumi. Dimana ekosistem pesisir pantai yang meliputi hutan mangrove, hutan bakau, padang lamun dan lahan gambut di daerah pesisir sebagai ekosistem penyangganya.

Menurut penelitian, ditemukan fakta bahwa ekosistem pesisir dan laut seperti mangrove, terumbu karang, dan padang lamun diyakini menyerap dan menyimpan gas rumah kaca seperti emisi karbon 100 kali lebih banyak dan lebih permanen dibandingkan dengan hutan yang berada di daratan.
Sehingga dalam kegiatan Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Pemprov Kalsel bersama stakeholder terkait serta seluruh lapisan masyarakat berkomitmen dalam upaya untuk pemulihan lahan kritis di wilayah pesisir Kalsel, dimulai dari Desa Sungai Bakau Kec. Kurau, Kab. Tanah Laut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Kalsel Bpk. H. Sahbirin Noor, Bupati Tanah Laut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalsel Ibu Hanifah Dwi Nirwana, S.T., M.T., unsur Forkopimda Kab. Tanah Laut, pimpinan lembaga dan instansi serta tamu undangan lainnya.

