
Tanah Laut – Personel Pos Koramil Tambang Ulang Koramil 1009-03/Bati-Bati bersama Warga dengan bahu membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gambut yang kembali melanda wilayah Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, Kamis (01/06/2023).
Dalam kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan ini, Babinsa dan masyarakat juga dibantu oleh BPBD dengan mengerahkan satu (1) unit tangki pemadam kebakaran, Relawan baratib dengan satu buah mesin alkon, Emergensi respon Gunung Raja satu buah mesin alkon, Relawan Karhutla Pulau Sari dengan menggunakan semprotan manual.
Serda Muarifin selaku Babinsa Gunung Raja mengatakan bahwa kebakaran ini terjadi sudah menjadi musiman pada saat adanya musim panas, sehingga sangat rawan terjadinya kebakaran.

“Kondisi lahan yang kering dan ditambah lagi angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat menyebar ke titik lahan yang lain dan ditambah lagi saat ini sedang musim kemarau. Oleh karena itu kami bersama warga serta relawan harus selalu siap dan segera melakukan pemadaman” jelasnya.
“Jika kebakaran ini tidak segera dipadamkan, maka kebakaran ini bisa merambat dan meluas ke lahan lainnya dan yang paling berbahaya lagi bila mendekati pemukiman warga,” lanjutnya.
Hingga saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran lahan hutan tersebut.
Sementara itu Komandan Distrik Militer (Dandim) 1009/Tla Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., saat dikonfirmasi terkait terjadinya Karhutla di Desa Gunung Raja, menghimbau kepada masyarakat sekitar agar tetap mengantisipasi dan mewaspadai terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena kita sudah memasuki musim kemarau, kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar segera melaporkan kejadian Karhutla bila suatu saat terjadi lagi.
“Kami harapkan peran serta masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla dengan tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar, adapun bila terjadi kebakaran segera dilaporkan kepada kami baik melalui Babinsa, BPBD, maupun kepada relawan terdekat sehingga segera dilakukan penanganan,” tutur Dandim.

