Pelaihari – Dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan terhadap Peredaraan Gelap Narkoba (P4GN), Kodim 1009/Tanah Laut rutin menggelar kegiatan Tes Urine kepada seluruh anggota Kodim 1009/Tla, bertempat di Makodim 1009/Tanah Laut, Jl. A. Yani Km 1.5 Kel. Angsau Kec. Pelaihari, Kab. Tanah Laut, Jum’at (28/10/2022).
Dalam arahannya setiap kesempatan Komandan Kodim (Dandim) 1009/Tla Letkol Inf Mochamad Arlufti Noergroho, S.E., M.Si., selalu mengingatkan seluruh anggota Kodim 1009/Tla tentang bahaya serta acaman hukum bagi pengguna serta pengedar narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba).
“Banyak contoh dan bukti nyata bagaimana kehidupan seorang pengguna Narkoba, tentu sangat tidak baik terutama bagi diri sendiri, keluarga serta bangsa dan negara, hukumannya juga tidaklah main-main, jika ada prajurit Kodim 1009/Tla yang terbukti mengkonsumsi narkoba. Saya berharap semoga tidak ada satupun prajurit Kodim 1009/ Tla yang menyalahgunakan Narkoba. Karena apabila terbukti ada yang terlibat penyalahgunaan Narkoba, maka sanksi yang dijatuhkan adalah berupa diberhentikan dengan tidak hormat, kalau memang benar-benar ada yang positif menggunakan Narkoba, tentu tidak bisa di tolerir”, tegas Dandim.
Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 1009/Tla Kapten Kav Wahyo Okto Subekti setelah pelaksaanaan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan menunjuk anggota sacara acak. Hal ini sebagai bentuk antisipasi, pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba bagi para prajurit khususnya di lingkungan Kodim 1009/Tanah Laut.
“Pelaksanaan kegiatan sengaja dilaksanakan secara mendadak dan anggota yang melaksanakan tes urine ditunjuk secara acak, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan test urine dan alhamdulillah dari hasil pemeriksaan dinyatakan bersih narkoba/Negatif semua, kegiatan ini juga merupakan perintah langsung dari Komando Atas yang harus dilaksanakan, karena dampak dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.” tutur Pasi Intel.
