“TNI Dari Rakyat Dan Untuk Rakyat,” Tutur Pasi Logistik

Pelaihari – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1009//Tla Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., diwakili oleh Perwira Seksi Logistik (Pasi Log) Kodim 1009/Tla Kapten Kav Wahyo Okto Subekti menjadi Narasumber dalam acara interaktif “Tanah Laut Menyapa” yang dilaksanakan di Studio Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Tuntung pandang FM, Komplek Perkantoran Bupati Tanah Laut, Jl. A. Syaerani, Kel. Angsau, Kec. Pelaihari, Rabu (04/10/2023).

Dialog Interaktif ini secara live dipandu oleh Presenter Nely Ariany dengan pokok bahasan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-78 Tahun 2023, yang bertemakan “TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju”.

Dalam kesempatan tersebut Pasi Log Kapten Kav Wahyo menyampaikan bahwa sejarah terbentuknya TNI, melalui perjalanan panjang dengan berbagai perubahan dengan cikal bakal tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang merupakan bentukan dari penjajah Jepang.

Seiring berjalannya waktu PETA kemudian berubah menjadi Badan Keamanan Rakyat (BKR), lalu berganti menjadi Tentara Republik Indonesia, selanjutnya masih mengalami perubahan menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan terakhir kembali mengalami perubahan menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga dengan saat ini.

Mengenai kondusifitas wilayah dalam hal ini Kabupaten Tanah Laut, Kapten Kav Wahyo mengatakan bahwa secara umum kondisi wilayah Tanah Laut sampai dengan sekarang masih relatih aman dan kondusif.

“Hal tersebut dapat tercipta karena adanya sinergitas TNI-Polri serta Pemerintah daerah yang senantiasa bahu membahu bekerjasama dalam mengamankan wilayah Tanah Laut. Dengan harapan sinergitas ini dapat terus terpelihara,” tuturnya.

Selanjutnya mengenai momemtum khusus dalam paringatan HUT TNI tahun ini, menginjak usianya yang ke-78, TNI dihadapkan dengan tahun politik yang membutuhkan netralitas TNI dalam memgamankan seluruh tahapan-tahapannya baik menjelang Pemilu, saat pelaksanaan Pemilu sampai dengan pengumuman dan pengesahan hasil Pemilu.
Terkait stigma dimasyarakat yang menggambarkan bahwa TNI seram dan ditakuti, Kapten Kav Wayo menjelaskan bahwa TNI tidak perlu ditakuti, melainkan ancaman dari luar lah yang perlu ditakuti dan diwaspadai, hal tersebut dikarenakan TNI berasal dari rakyat, dan mengabdi demi masyarakat Indonesia.

“Melalui kesempatan ini kami sampaikan kepada generasi muda Tanah Laut, apabila berkeinginan mendaftarkan diri menjadi anggota TNI, melalui Kodim 1009/Tla setiap tahunnya membuka pendaftaran. Silahkan hubungi Koramil terdekat atau dapat langsung datang ke Makodim 1009/Tla. Terkait masalah administrasi dan persyaratan wajib yang harus dipenuhi,” tutup Kapten Kav Wahyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *