Tanah Laut – Personel Kodim 1009/Tanah Laut kembali berjibaku dengan lumpur dalam lanjutan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas. Dengan penuh semangat dan kerja keras, penggalian lubang pondasi menara pylon mulai dikerjakan, setelah pengerjaan lantai dasar angkur box selesai, Rabu (20/05/2026).
Meski harus dihadapkan medan berlumpur dan kondisi tanah yang cukup berat, personel TNI bersama warga tetap kompak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Satu per satu material dan peralatan diturunkan ke lokasi, sementara proses penggalian dilakukan secara bertahap demi memastikan pondasi menara pylon dapat berdiri kokoh dan sesuai perencanaan.

Menara pylon sendiri menjadi salah satu bagian vital dalam pengerjaan Jembatan Garuda, karena nantinya akan berfungsi sebagai penyangga utama kabel baja jembatan. Oleh sebab itu, proses penggalian pondasi dilakukan dengan teliti dan penuh perhitungan agar menghasilkan konstruksi yang kuat dan aman digunakan masyarakat.
“Dinding galian terus saja longsor, ditambah lagi dengan rembesan air sungai hal ini menjadi kesulitan tersendiri bagi personel kami di lapangan. Mesin penyedot air pun kami siapkan sebagai alat bantu, serta pemasangan dinding papan penahan disetiap sisi manja di alternatif solusi untuk mengatasinya,” ujar Kapten Czi Saiful Bahri selaku perwira pengawas.
Semangat kebersamaan antara personel Kodim dan warga pun terus terlihat di lokasi pembangunan. Walaupun tubuh dipenuhi lumpur, hal tersebut tidak menyurutkan tekad mereka untuk mempercepat penyelesaian jembatan yang nantinya akan menjadi akses penting penghubung aktivitas masyarakat desa.