Karhutla Masih Tinggi, Kodim 1009/Tanah Laut Perkuat Kesiapsiagaan dan Respons Cepat

Tanah Laut – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi perhatian serius di wilayah Kabupaten Tanah Laut, khususnya di Kecamatan Bati-Bati. Kondisi tersebut mendorong Personel Kodim 1009/Tanah Laut untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi setiap kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah binaannya, Rabu (23/09/2026).

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan Karhutla, personel Kodim 1009/Tanah Laut senantiasa siap digerakkan kapanpun ketika dibutuhkan. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, serta masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu terjadinya Karhutla, Babinsa bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang dinilai rawan. Apabila ditemukan titik api, personel segera berkoordinasi dan bergerak bersama tim gabungan untuk melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas.

Dalam pelaksanaannya, personel di lapangan juga menghadapi berbagai kendala, mulai dari medan yang sulit dijangkau, kondisi lahan yang kering, hingga asap tebal yang dapat mengganggu jarak pandang. Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel untuk membantu mengatasi Karhutla.

Komandan Kodim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., melalui jajaran menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel akan terus dipelihara selama potensi Karhutla masih terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam menghadapi Karhutla. Personel Kodim 1009/Tanah Laut siap digerakkan kapanpun untuk membantu proses penanganan di lapangan,” tegasnya.

Selain melakukan pemadaman, personel Kodim juga terus mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan wilayah, komunikasi sosial dengan masyarakat, serta memberikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko meluasnya Karhutla sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Bati-Bati dan sekitarnya. (Pendim 1009/Tla)

Leave a Reply