
Pelaihari – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han, bersama stakeholder terkait mengikuti Video Conference (Vicon) Rakor pengendalian Karhutla yang dipimpin oleh Komandan Resort Militer (Danrem) 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, S.E., M.I.P., bertempat di Aula Parikesit Makodim 1009/Tla, Jl. A. Yani, Kel. Angsau, Kec. Pelaihari, Kab. Tanah Laut, Senin (31/07/2023).
Kegiatan rapat koordinasi pengendalian Karhutla ini sebagai tindak lanjut dari rapat-rapat sebelumnya dan sebagai sarana evaluasi pelaksanaan kegiatan dilapangan dengan bersinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Dalam kesempatannya Dandim 1009/Tla, Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han, memaparkan garis besar perkembangan situasi Karhutla yang terjadi di wilayah Kab. Tanah Laut, serta menyampaikan kendala yang ditemui dalam pelaksanaan penanggulangan Karhutla.
“Adapun yang menjadi kendala dalam penanggulangan Karhutla di Wilayah Kab. Tanah Laut yakni ketersediaan air yang sangat minim karena musim kemarau, jauhnya sumber air dari lokasi kebakaran, terbatasnya alat peralatan yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran, sebagian besar lahan yang terbakar adalah lahan gambut sehingga pemadaman tidak hanya dilakukan dari atas namun juga dari bawah tanah, kebiasaan penduduk membakar lahan dalam mengolah kebunnya, faktor angin yang membantu penyebaran kebakaran, serta kesulitan personel di lapangan untuk menjangkau lokasi kebakaran/titik api,” tutur Dandim.

Selain itu Dandim juga menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Kodim 1009/Tla dengan bekerjasama dengan pihak Kepolisian, Pemerintah Daerah, BPBD, sert seluruh stakeholder terkait dalam mengatasi Karhutla di Kabupaten Tanah Laut.
“Salah satu upaya yang telah dilaksanakan adalah dengan mendirikan Posko Terpadu Karhutla yang berada di Desa Gunung Raja, Kec. Tambang Ulang, dengan melibatkan personel baik dari Kodim 1009/Tla, Polres Tala, BPBD Tala, serta relawan dan bersiaga setiap hari dengan dilengkapi dengan peralatan seperti 4 unit mobil karhutla beserta kelengkapannya, sepeda motor trail, alat bantu pemadam, serta panel data/sketsel Karhutla,” ujar Dandim 1009/Tla Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han.
“Kegiatan patroli dititik rawan Karhutla juga terus dilaksanakan dengan disertai mensosialisasikan kepada masyarakat disekitarnya tentang bahaya dan dampak yang timbul dengan adanya Karhutla, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat agar peduli dan turut serta dalam penanggulangan Karhutla,” tutup Dandim menambahkan.