
Tanah Laut – Kodim 1009/Tanah Laut bersama Polres Tanah Laut, BPBD, serta elemen masyarakat, melaksanakan apel gabungan dalam rangka melaksanakan kegiatan pembasahan di titik-titik yang rawan terjadi kebakaran, bertempat di Pos Terpadu Karhutla Kabupaten Tanah Laut, Desa Gunung Raja, Kec. Tambang Ulang, Kab. Tanah Laut, Sabtu (07/10/2023).
Selaku pimpin apel bersama, Kasdim 1009/Tla Mayor Inf Sarjito dan Wakapolres Tala Kompol M. Irfan mengajak kepada seluruh personel yang terlibat agar bekerja dengan maksimal dengan memanfaatkan sumber-sumber air yang tersedia di sekitar titik rawan kebakaran guna membasahi areal tersebut, dengan harapan dapat mengurangi resiko terjadinya Karhutla.
“Pembasahan dilakukan bukannya tanpa alasan, karena hal itu sudah terbukti efektif mengurangi resiko Karhutla ditahun-tahun sebelumnya terutama dilahan gambut. Dimana kondisi lahan yang ada di Kab. Tanah Laut dengan resiko karhutla cukup tinggi sebahagian besar merupakan lahan gambut,” tuturnya.

Selanjutnya Kasdim menambahkan bahwa kondisi lahan gambut merupakan tantangan tersendiri dalam penanganan Karhutla di wilayah kita, karena pemadaman tidak selesai dengan memadamkan api dipermukaan.
“Salah satu dampak Karhutla yang sangat dirasakan adalah adanya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktifitas kita sehari-hari. Kabut asap tersebut sebagian besar disebabkan karena masih terdapatnya sumber api yang tersisa dibawah permukaan tanah yang membakar material gambut dan dapat bertahan berhari-hari,” ungkap Kasdim.
“Dengan adanya pembasahan akan kita laksanakan diharapkan material gambut yang ada dibawah permukaan tanah menjadi basah dan tidak dapat terbakar oleh api, serta areal kebakaran dapat dilokalisir dan tidak menyebar ke areal yang lebih luas,” tutup Kasdim Mayor Inf Sarjito.
Pada pelaksanaan apel tersebut personel yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok besar dan disebar di Tiga (3) Kecamatan dengan tingkat resiko Karhutla yang cukup tinggi yakni Kec. Bati-Bati, Kurau dan Tambang Ulang.